Lebah

Lebah adalah kelompok serangga terbang, kerabat dekat tawon dan semut, termasuk dalam bangsa Hymenoptera. Berdasarkan cara hidupnya, ada lebah yang hidup secara soliter (solitary bee), maupun lebah yang hidup secara berkoloni. Lebah madu yang paling banyak dikenal hanyalah satu di antara ribuan jenis lebah di dunia. Diperkirakan jumlah jenis lebah di dunia mencapai 20.000 jenis. Lebah madu dan beberapa kelompok lain seperti bumble bee dan lebah tanpa sengat sebagai kelompok lebah sosial (hidup berkoloni) merupakan kelompok minoritas. Jumlah jenis lebah yang hidup secara soliter jauh lebih banyak dibandingkan dengan lebah sosial.

Ukuran tubuh lebah sangat bervariasi, paling kecil berukuran kurang dari 2 mm, sedangkan paling besar, Megachile pluto (Megachilidae), bentangan sayapnya mencapai 6 cm. Lebah-lebah soliter berukuran kecil kadang susah dibedakan dengan tawon. Seperti serangga lainnya, lebah juga mengalami metamorfosis. Fase hidupnya adalah telur-larva-pupa-dewasa, atau metamorfosis sempurna.

Mayoritas jenis lebah teradaptasi untuk memakan nektar dan serbuk sari bebungaan. Nektar berfungsi sebagai sumber energi, sedangkan serbuk sari (pollen) sebagai sumber protein. Selain kedua sumber pakan utama tersebut, lebah juga membutuhkan nutrisi lain dengan jumlah yang lebih kecil. Tidak seperti lebah pada umumnya, beberapa jenis lebah tanpa sengat (Meliponini) di benua Amerika teradaptasi mengeksploitasi bangkai binatang untuk mendapatkan sumber protein. Trigona crassipes, T. hypogea, dan T. necrophaga menjadi jenis-jenis dengan catatan khusus tersebut.

Karena mengambil makanan pada bebungaan, lebah memiliki peran penting di alam yakni sebagai agen penyerbuk (polinasi). Mekanisme polinasi sendiri ada dua macam, yaitu melalui sentuhan dan melalui getaran kepakan sayap (buzz pollination). Jenis-jenis lebah soliter seperti lebah pita biru biasanya penting dalam mekanisme buzz pollination.