Site


Kami mengembangkan pembudidayaan lebah tak bersengat (klanceng) di desa Jatimulyo, kec Girimulyo, kab. Kulonprogo. Di desa ini dijumpai 3 jenis lebah klanceng, yang paling umum dijumpai adalah Tetragonula laeviceps. Kondisi wilayah desa yang didominasi oleh hutan rakyat (agroforestri) menjadikan kawasan ini sangat cocok untuk budidaya klanceng. Bunga sebagai sumber utama nektar dan sumber pollen untuk pemenuhan kebutuhan pangan lebah tersedia sepanjang tahun.


Saat ini telah ada sekitar 40 orang peternak klanceng dan membentuk komunitas sebagai wadah belajar bersama dalam mengembangkan budidaya klanceng di Jatimulyo. Di dalam komunitas telah ada beberapa kesepakatan bersama, dijadikan sebagai prinsip pengembangan meliponikultur di Jatimulyo:
-Mengutamakan semangat pelestarian dan penyelamatan lebah lokal,
-Salah satu bentuk kewirausahaan berbasis pengelolaan agroforestri (hutan rakyat),
-Penggunaan teknologi sederhana, murah, efektif-efisien, dan ramah lingkungan,
-Pemanfaatan lestari: produk dan jasa klanceng,
-Mendorong pemanfaatan madu untuk pemenuhan gizi keluarga,
-Klanceng bukan mesin uang, mereka sahabat kita.